Langsung ke konten utama

Penerimaan Anggota Polri 2018, Memberi dan & menerima suap masuk bui

Rakyat Sidrap. -untuk putra putri terbaik sul sel ayoo mendaftar , Polda Sulsel, Berbagai cara dilakukan oleh Polda Sulsel untuk menarik animo masyarakat mengajak putra-putri terbaik bangsa berkompetisi dalam penerimaan Anggota Polri tahun ini. Salah satunya dilakukan Kampanye Sosialisasi Akbar Penerimaan Anggota Polri TA. 2018 Polda Sulsel di Lapangan Hasanuddin Jln. Jend. Sudirman Makassar, Ahad (18/3/18) pagi.
Kegiatan Ini dilaksanakan oleh Biro SDM Polda Sulsel guna meyakinkan kepada masyarakat Kota Makassar bahwa dalam perekrutan anggota Polri tidak dipungut biaya.
Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono menegaskan bahwa perekrutan ini digelar secara terbuka dan transparan, tanpa dipungut biaya, “Jangan percaya kepada seseorang yang menjanjikan kelulusan karena Kapolda yang jenderal saja tidak bisa membantu,” ucap Kapolda.
Lebih lanjut Umar mengatakan bahwa begitu pula panitia penerimaan tidak ada yang bisa membantu dan sanksinya tegas yang memberi dan menerima suap akan masuk penjara.
Adapun persyaratan umum mendaftar Polri yaitu, Warga Negara Indonesia (Pria atau Wanita). Beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945.
Usia minimal 18 tahun (pada saat dilantik menjadi anggota Polri). Sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan). Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (surat keterangan catatan sipil) dari Polres setempat.
Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela. Lulus pendidikan dan pelatihan pembentukan anggota kepolisian. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sementara Persyaratan khusus Akpol yakni, Usia Minimal 17 tahun maksimal 21 tahun (saat buka pendidikan, tinggi badan pria 165 cm wanita 160 cm. Berijazah SMA (Bukan paket A, B dan C) dengan nilai rata-rata UAN: 70 (bukan gabungan UAS). Domisili minimal satu tahun di wilayah Polda tempat mendaftar.
Persyaratan khusus Bintara yakni, Usia minimal 17 tahun 6 bulan – maksimal 21 tahun (saat buka pendidikan). Tinggi badan pria 165 cm wanita 160 cm. Berijazah SMA (Bukan paket A dan B) dengan nilai rata-rata UAN 60 (Gabungan UAS). Domisili minimal 2 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar.
Persyaratan khusus Tamtama yakni, Persyaratan khusus Bintara yakni, Usia minimal 17 tahun 6 bulan – maksimal 21 tahun (saat buka pendidikan). Tinggi badan pria 165 cm. Berijazah SMA (Bukan paket A dan B) dengan nilai rata-rata UAN 60 (Bukan Gabungan UAS). Domisili minimal 2 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar.
Dengan mengedepankan motto BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis) diharapkan Polri dapat melahirkan aparat yang tangguh dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Untuk informasi lebih lanjut bisa langsung datang ke Mapolda Sulsel ataupun kantor-kantor Polisi terdekat, bisa juga mengunjungi web Polri penerimaan.polri.go.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Lahirnya Kabupaten Sidenreng Rappang ( SIDRAP )

Rakyat Sidrap - Sebelum ditetapkan menjadi sebuah Kabupaten, Sidenreng Rappang atau yang lebih akrab disingkat SIDRAP, memiliki sejarah panjang sebagai kerajaan Bugis yang cukup disegani di Sulawesi Selatan sejak abad XIV, disamping Kerajaan Luwu, Bone, Gowa, Soppeng, dan Wajo. Berbagai literatur yang ada menyebutkan, eksitensi Kerajaan ini turut memberi warna dalam percaturan politik dan ekonomi kerajaan lainnya di Sulawesi Selatan. Sidenreng merupakan salah satu dari sedikit kerajaan yang tercatak dalam kitab La Galigo yang amat melegenda. Sementara masa La Galigo, menurut Christian Pelras yang menulis buku Manusia Bugis, berlangsung pada periode abad ke 11 dan 13 Masehi. Ini berarti Sidenreng merupakan salah satu kerajaan kuno atau pertama di Sulawesi Selatan. Di abad selajutnya, Kerajaan Sidenreng yang berpusat di sekitar danau besar (Tappareng karaja) menjadi salah satu negeri yang ramai dan terkenal hingga ke benua lain. Ini sesuai dengan catatan seorang Portugis di abad ke-16...

Ketua Umum PB. HMI dari Masa ke Masa

Rakyat Sidrap,- Himpunan Mahasiswa Islam adalah organisasi mahasiswa yang didirikan di Yogyakarta pada tanggal 14 Rabiul Awal 1366 H bertepatan dengan tanggal 5 Februari 1947, atas prakarsa Lafran Pane beserta 14 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Islam.  DAFTAR NAMA-NAMA KETUA UMUM PB HMI DAFTAR NAMA-NAMA KETUA UMUM PENGURUS BESAR HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) DARI MASA KE MASA  1 Prof. Lafran Pane 1947-1951  2 HMS. Mintareja 1948  3 Letjen. (Purn) A. Tirtosudiro 1948  4 A. Dahlan Ranuwiharjo, S 1951-1953  5 Lukman El-Hakim 1951  6 Deliar Nooer 1953-1955  7 Drs. Amin Rajab Batubara 1955-1957  8 Ismail Hasan Matareum, SH 1957-1960  9 Drs. Nursal 1960-1963  10 Drs. Oman Kamaruddin 1960-1963  11 Dr. Sulastomo 1963-1966  12 Dr. Nurcholis Madjid 1966-1969  13 Dr. Nurcholis Madjid 1969-1971 14 Ir. Akbar Tanjung 1971-1974  15 Drs. Ridwan Saidi 1974-1976  16 Drs. Chumaidi Syarif ...

UJI PUBLIK : Ketua KPUD Sidrap berharap untuk sama-sama mengawasi Pemutakhiran Data Pemilih

Rakyat Sidrap.-K omisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidrap, Rabu (14/3/2018) menggelar Uji Publik Rekapitulasi Daftar Hasil Pemutakhiran (DPHP) di Aula Kantor KPU Sidrap, Jl. Ressang No. 6 Pangkajene Sidenreng, Kecamatan Maritengngae. Uji Publik dihadiri oleh Ketua KPU Sidrap, Dahlia, Anggota KPU Sidrap Divisi Perencanaan dan Data Muslimin, Divisi Teknis Alimuddin Baharuddin, Sekretaris Kesbangpol, Andi Baharuddin, Kepala Seksi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sidrap, A. Armin, Ketua Panwas Sidrap, Muhardin, PPK se Kabupaten Sidrap, dan Liaisonr (LO) Pasangan Calon pada Pilkada Serentak Tahun 2018. Dahlia dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara Badan Ad Hoc baik PPK, PPS maupun PPDP yang telah bekerjasama menyelesaikan tahapan penelitian dan pencocokan (Coklit) Serentak pada 20 Januari s/d 18 Februari 2018 lalu, dan telah melaksanakan Rekapitulasi Pemutakhiran Data baik di tingkat Desa/Kelurahan hingga di tingkat Kecamatan. Dahlia ...