Langsung ke konten utama

Aktivis ANSOR lakukan Pertanian Alami

Rakyat. Sidrap - Pinrang, Pertanian alami memang tidak sekedar mengejar produksi, tidak hanya bertujuan meraih keuntungan material, tetapi diharapkan di dalam kehidupan pelakunya ada perilaku yang alami yang menjalin hubungan selaras dengan lingkungan sekitar

Konsep-konsep tani alami sebenarnya memiliki kesamaan tujuan yaitu kelestarian dan kualitas, baik produk pertanian, kesuburan tanah/lahan, air, udara (lingkungan), dan petani (manusia) itu sendiri, karena makanan maupun minuman yang dihasilkannya tidak membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan.Pertama, membangun kembali kemandirian petani tanpa harus tergantung pada industri penghasil benih, bibit, pupuk, pestisida dan pengatur pasar. Kedua, orientasi budidaya bukan pada produk untuk dijual atau eksport dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan produk kimia. Ketiga, menghasilkan pangan yang sehat. Keempat, memperbaiki ekosistem. Kelima, menggunakaan input pertanian lokal (yang meningkatkan kemandirian petani). Keenam, memperbaiki pranata kehidupan sosial dan praktik bertani yang lebih berkesetaraan gender.
Jadi secara umum, pertanian berkelanjutan, pertanian organik, dan pertanian alami dapat diartikan sebagai suatu sistem pertanian yang holistik atau terpadu sehingga menghasilkan dan mengoptimalkan kesehatan dan produktifitas agroekosistem secara alami, yang pada gilirannya mampu menghasilkan pangan dan serat yang berkualitas dan berkelanjutan. Konsep ini dicirikan antara lain dengan menghindari benih hasil rekayasa genetik, menghindari pestisida sintetis (kimia), penggunaan zat pengatur tumbuh dan pupuk kimia sintetis, hormon tumbuh dan bahan aditif sintetis untuk pakan ternak
Sistem Pertanian Ini Sudah mulai diterapkan di beberapa daerah di Pinrang,  Salah satunya Di Kelurahan Tatae,  Kecamatan Duampanua.  Pelakunya adalah Aktivis ANSOR Pinrang..  Beliau menyatakan bahwa Tani Alami Ini sudah 2 kali panen saya lakukan dan hasilnya lumayan..  Kelebihan dari hasil tani alami ini ungkap Kahar yg juga Sekretaris Ansor Pinrang ini bahwa nasi nya enak di makan dan tidak mudah basih.
Beliau berharap lebih banyak lagi masyarakat sadar akan lingkungan dan kesehatannya sehingga mau bertani Alami.  (har) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Lahirnya Kabupaten Sidenreng Rappang ( SIDRAP )

Rakyat Sidrap - Sebelum ditetapkan menjadi sebuah Kabupaten, Sidenreng Rappang atau yang lebih akrab disingkat SIDRAP, memiliki sejarah panjang sebagai kerajaan Bugis yang cukup disegani di Sulawesi Selatan sejak abad XIV, disamping Kerajaan Luwu, Bone, Gowa, Soppeng, dan Wajo. Berbagai literatur yang ada menyebutkan, eksitensi Kerajaan ini turut memberi warna dalam percaturan politik dan ekonomi kerajaan lainnya di Sulawesi Selatan. Sidenreng merupakan salah satu dari sedikit kerajaan yang tercatak dalam kitab La Galigo yang amat melegenda. Sementara masa La Galigo, menurut Christian Pelras yang menulis buku Manusia Bugis, berlangsung pada periode abad ke 11 dan 13 Masehi. Ini berarti Sidenreng merupakan salah satu kerajaan kuno atau pertama di Sulawesi Selatan. Di abad selajutnya, Kerajaan Sidenreng yang berpusat di sekitar danau besar (Tappareng karaja) menjadi salah satu negeri yang ramai dan terkenal hingga ke benua lain. Ini sesuai dengan catatan seorang Portugis di abad ke-16...

Ketua Umum PB. HMI dari Masa ke Masa

Rakyat Sidrap,- Himpunan Mahasiswa Islam adalah organisasi mahasiswa yang didirikan di Yogyakarta pada tanggal 14 Rabiul Awal 1366 H bertepatan dengan tanggal 5 Februari 1947, atas prakarsa Lafran Pane beserta 14 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Islam.  DAFTAR NAMA-NAMA KETUA UMUM PB HMI DAFTAR NAMA-NAMA KETUA UMUM PENGURUS BESAR HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) DARI MASA KE MASA  1 Prof. Lafran Pane 1947-1951  2 HMS. Mintareja 1948  3 Letjen. (Purn) A. Tirtosudiro 1948  4 A. Dahlan Ranuwiharjo, S 1951-1953  5 Lukman El-Hakim 1951  6 Deliar Nooer 1953-1955  7 Drs. Amin Rajab Batubara 1955-1957  8 Ismail Hasan Matareum, SH 1957-1960  9 Drs. Nursal 1960-1963  10 Drs. Oman Kamaruddin 1960-1963  11 Dr. Sulastomo 1963-1966  12 Dr. Nurcholis Madjid 1966-1969  13 Dr. Nurcholis Madjid 1969-1971 14 Ir. Akbar Tanjung 1971-1974  15 Drs. Ridwan Saidi 1974-1976  16 Drs. Chumaidi Syarif ...

UJI PUBLIK : Ketua KPUD Sidrap berharap untuk sama-sama mengawasi Pemutakhiran Data Pemilih

Rakyat Sidrap.-K omisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidrap, Rabu (14/3/2018) menggelar Uji Publik Rekapitulasi Daftar Hasil Pemutakhiran (DPHP) di Aula Kantor KPU Sidrap, Jl. Ressang No. 6 Pangkajene Sidenreng, Kecamatan Maritengngae. Uji Publik dihadiri oleh Ketua KPU Sidrap, Dahlia, Anggota KPU Sidrap Divisi Perencanaan dan Data Muslimin, Divisi Teknis Alimuddin Baharuddin, Sekretaris Kesbangpol, Andi Baharuddin, Kepala Seksi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sidrap, A. Armin, Ketua Panwas Sidrap, Muhardin, PPK se Kabupaten Sidrap, dan Liaisonr (LO) Pasangan Calon pada Pilkada Serentak Tahun 2018. Dahlia dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara Badan Ad Hoc baik PPK, PPS maupun PPDP yang telah bekerjasama menyelesaikan tahapan penelitian dan pencocokan (Coklit) Serentak pada 20 Januari s/d 18 Februari 2018 lalu, dan telah melaksanakan Rekapitulasi Pemutakhiran Data baik di tingkat Desa/Kelurahan hingga di tingkat Kecamatan. Dahlia ...